Selamat Datang di Website RSU Budi Rahayu Pekalongan Motto : "Bermutu Dalam Pelayanan"
Make sure you use the 888 Poker bonus code to get the maximum bonus.

Di bawah ini adalah rekanan yang bekerjasama dengan RSU Budi Rahayu

 

NO.

NAMA PERUSAHAAN JENIS PELAYANAN ADMEDIKA
RAWAT JALAN RAWAT INAP
1. PT. PLN    
2. PT. Asuransi Sinar Mas
3. YAKES PT.TELKOM  
4. PT. Asuransi Allianz
5. PT. CAR  
6. PT. Winterthur
7. PT. Equity Life
8. PT. Medicom
9. PT. In Health
 
10. PT. Hanjaya Mandala Sampurna
   
11. PT. Mega Life ( kartu Gold )
 
12. PT. BNI Life Insurance
13. PT. Reliance
14. PT. Lojitek
15. FIF / Garda Medika / Astra Buana
 
16. PT. Unggul Jaya  
17. TASPEN    
18. BRI (Batang & Pekalongan)    
19. Bank Mandiri    
20. PTPN Blimbing (Jolotigo)    
21. PG.Sragi & PTPN IX Persero
   
22. Bank Syariah    
23. Bank Mualamat    
24. Perum Perhutani
   
25. Asuransi Zakirah
26. PT. Candra Pratama/ Nasmoco    
27. PT. ASTRA-Daihatsu
   
28. PT.LOKATEK  
29. ASKESKIN
   
30. PT BLUEDOT CENTER
 
31. PT. AJ. Bumi Putera 1912    
32 PT. Asuransi Rilife
33. PT. Asuransi Tugu Mandiri
34. PT. Asuransi Manulife Indonesia
35. PT. Asuransi Jiwa Sinarmas (Eka Life)
36. Wanaartha
37. Genereli Indonesia
38. CIU
39. Jaya Proteksi
40. AIA Financial
41. PT.TAKAFUL Keluarga
42. I'Care 117 BLUEDOT    
43. PT. PAN Pasific    
44. PT. Smilynks    
45. Kantor Pos
   
46. Prudential (Berlogo SOS )    
47. Bumida / 7AS
   
48. RSI Pekajangan    
49. Blue Sea Industri
   

 



ALAMAT RSU BUDI RAHAYU PEKALONGAN

Jl. Barito No.5 Pekalongan 51116

Hunting : (0285) 423491, IGD (0285) 432003, Fax (0285) 432002

Email : This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Website : www.rsubudirahayu-pekalongan.com

 

 

 

 JADWAL DOKTER POLIKLINIK DAN DOKTER UMUM

 DOKTER UMUM

1.      dr. Joseph Rachmat

2.      dr. E. Emy Widyarti

3.      dr. RA. Priyowidiyanto

4.     dr. Widya Setyaningrum 

5.      dr. Emilia Petronela Rea

6.    dr. Marsono Budi Ujianto

7.     dr. Radjin Adi Putra

8.   dr. Monika Irma Santi

KLINIK UMUM

Pagi

Senin - Sabtu

Pukul 07.00 – 14.00 WIB

 

Sore

Senin - Jumat

Pukul 07.00 – 14.00 WIB

 

  SPESIALIS BEDAH

NO.

Nama Dokter

Jadwal Praktek

1.

dr. Edi Anggoro, Sp.B

Setiap Hari

Pukul 11.00 – Selesai

2.

dr. Zainal Arifin, Sp.B

Setiap Hari

Pukul 11.00 – Selesai

3.

dr. Barkah Fajar Riyadi, Sp.B

Setiap Hari

Pukul 12.00 – Selesai

 

  SPESIALIS PENYAKIT DALAM

NO.

Nama Dokter

Jadwal Praktek

1.

dr. Haryanto Sudiro, Sp.PD

Selasa, Rabu dan Jumat

Pukul 11.00 – Selesai

2.

dr. Rosik Budioro, Sp.PD

Senin, Rabu dan Kamis

Pukul 08.00 – Selesai

3.

dr. Sukartono Toposubroto, Sp.PD

Selasa, Kamis dan Sabtu

Pukul 09.00 – Selesai

4.

dr. Kukuh Subekti, Sp.PD

Setiap Hari

Pukul 16.00 – 18.00 WIB

 

  SPESIALIS KEBIDANAN DAN PENYAKIT KANDUNGAN

NO.

Nama Dokter

Jadwal Praktek

1.

dr. Harsono Winardi, Sp.OG

Senin, Rabu dan Jumat

Pukul 11.00 WIB – Selesai

2.

dr. Lafran, Sp.OG

Selasa, Kamis dan Sabtu

Pukul 12.00 WIB – Selesai

3.

dr. Wedo Tri Ardjanto, Sp.OG

Setiap Hari

Pukul 07.00 WIB – Selesai

 

  SPESIALIS ANAK

NO.

Nama Dokter

Jadwal Praktek

1.

dr. GM. Sugiyanto, Sp.A

Selasa, Kamis dan Sabtu

Pukul 11.00 – Selesai

2.

dr. Iswandi, Sp.A

Senin dan Rabu

Pukul 09.00 – Selesai

 

  SPESIALIS SARAF

NO.

Nama Dokter

Jadwal Praktek

1.

dr. Bambang Aswinto, Sp.S

Senin, Selasa, Rabu dan Sabtu

Pukul 07.00 – 08.00 WIB

2.

dr. Tito Guritno, Sp.S

Senin – Kamis

Pukul 16.00 – 18.00 WIB

 

 

Jumat

Pukul 09.00 – Selesai

 

  SPESIALIS PARU-PARU

NO.

Nama Dokter

Jadwal Praktek

1.

dr. Laurenz Lolly P, Sp.P

Selasa – Jumat

Pukul 11.00 WIB

 

  SPESIALIS KULIT DAN KELAMIN

NO.

Nama Dokter

Jadwal Praktek

1.

dr. Wayan Mudana, SP.KK

Senin, Kamis dan Jumat

Pukul 11.00 WIB

 

  SPESIALIS BEDAH SARAF

NO.

Nama Dokter

Jadwal Praktek

1.

dr. Bair Ginting, Sp.BS

Senin – Jumat

Pukul 09.00 – Selesai

 

  SPESIALIS MATA

NO.

Nama Dokter

Jadwal Praktek

1.

dr. Christina Dewi, Sp.M

Senin – Jumat

Pukul 15.00 – 18.00 WIB

2.

dr. Bhima Pratjahja, Sp.M

Senin – Jumat

Pukul 13.00 – Selesai

 

  SPESIALIS THT

NO.

Nama Dokter

Jadwal Praktek

1.

dr. Boedi Siswantoro, Sp.THT

Senin – Sabtu

Pukul 08.00 – Selesai

 

  SPESIALIS UROLOGI

NO.

Nama Dokter

Jadwal Praktek

1.

dr. Ken Ramadhan, Sp.U.

Senin – Sabtu

Pukul 12.00 – Selesai

 

  POLIKLINIK GIGI

NO.

Nama Dokter

Jadwal Praktek

1.

drg. Agus Irawan

Senin – Kamis

Pukul 12.00 – Selesai

 

 

Jumat – Sabtu

Pukul 11.00 – Selesai

 

 

 

SEJARAH RSU BUDI RAHAYU PEKALONGAN

 

ASAL MULA

Kongregasi Suster-suster SND didirikan di Jerman pada tahun 1850 oleh 2 orang pemudi, yaitu Hiligonga Walbring yang kemudian menjadi Sr. M Aloysia dengan sahabatnya Elisabeth Khϋlling yang menjadi Sr. M Ignatia. Mereka mengambil semangat dari SND Namur yang didirikan oleh St. Yulia pada tahun …….. maka sampai sekarang St. Yulia Bilyard dikenal sebagai Ibu rohani Suster-suster SND.


Kongregasi SND ini berkembang terus karena semangatnya yang sederhana, rendah hati dan taat serta percaya pada penyelenggaraan Ilahi.


 

 
Suster yang pertama Provinsial SND yang pertama
   
   

 

SUSTER-SUSTER SND PERTAMA DI INDONESIA

Maka pada tgl 21 November 1934 datanglah Suster-suster SND yang pertama dari Negeri Belanda ke Pekalongan atas pemintaan Uskup Purwokerto. Mereka ada Sr. M ALfonsina, Sr. M Reginal, Sr. M Irma, Sr. M Godefrida, dan Sr. M Adelberta. Para suster ini bekerja di sebuah poliklinik kecil di Bendan untuk melayani orang-orang kecil (Sekarang puskesmas Bendan) dengan penanggungjawab Dr. Mulyadi. Mereka tinggal di rumah kontrakan.

Pada tahun 1940 para Suster membeli tanah dari beberapa penduduk di Kraton dan membangun Biara serta Rumah Sakit dengan dana bantuan dari Negeri Belanda dan dari penghasilan dari para Suster itu sendiri.

Rumah Sakit yang dibangun itu diresmikan pada tanggal 10 November 1940 dengan nama “RS Beatrix” (sekarang dikenal dengan nama RSUD Kraton) Para Suster itu bekerja dengan tanpa kenal lelah sambil menaburkan benih-benih iman dan kasih.

Pada tahun 1942 Jepang menduduki Indonesia, semua Suster yang bekerja di RS ditangkap dan dipenjara, sedangkan Rumah Sakit dan Biara diduduki oleh Jepang, bahkan RS dijadikan tangsi tentara.

Setelah Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945, rumah sakit dikuasai oleh pemerintahan Kota Praja Pekalongan.

Pada tahun 1947-1966 para Suster diperkenankan kembali bekerja di rumah sakit tetapi sebagai pegawai pemerintah karena RS Beatrix sudah dijadikan RSU pemerintah.

Pada tanggal 12 Desember 1966 pengelolaan RS diserahkan kepada Gubernur, selanjutnya oleh Gubernur RS tersebut diserahkan kepada Pemerintahan Daerah Kabupaten Pekalongan dan para Suster tidak boleh lagi bekerja disana dan diharuskan keluar dari RS. Berbagai usaha untuk mendapatkan kembali RS tersebut tidak berhasil.


 

 

BERDIRINYA RS BUDI RAHAYU

Peresmian RSB Budi Rahayu

Peresmian RSB Budi Rahayu

Karena usaha untuk mendapatkan kembali RS tidak berhasil maka dengan bantuan dari Negeri Belanda para Suster mendirikan Rumah Sakit Bersalin, dan diberkati oleh Mgr W Schoemaker MSC (Uskup Purwokerto) pada tgl 12 September 1966. RSB ini merupakan satu-satunya RSB di Kota Pekalongan.
RSB berkembangan dengan Pesat dibawah asuhan Sr. M Magdalena SND dengan penanggungjawab dr. Soenaryo Said. Karena pelayanan Sr. Magdalena yang baik dan penuh kasih maka RSB ini diterima dengan baik oleh masyarakat bahkan RSB Budi Rahayu lebih dikenal dengan nama Klinik Magdalena daripada RSB Budi Rahayu.
Pada tahun 1967 dr. J Rachmat datang untuk membantu dr. Sunarjo Said sebagai dokter umum.


 
 Sr. M. Magdalena 

Sebagai seorang Suster yang taat, walaupun sangat mencintai Indonesia, Sr. M Magdalena kembali ke Negeri Belanda pada tahun 1970 karena dipanggil untuk kembali ke sana, dan tugas melayani di RSB Budi Rahayu diganti oleh seorang Suster pribumi yang pertama yaitu Sr. M Gaudentia SND. 
Warisan dan pengabdian Sr. M Magdalen menurun kepada Sr. M Gaudentia, karena dalam waktu singkat Suster ini sudah diterima dengan baik oleh para pasien. Bahkan beliau tetap dikenang sampai sekarang.

 

 Halaman 3 dari 4

 


 

 Sr. M. Gaudentia SND

Pada tahun 1973 dr. Soenaryo Said meninggal dunia dan digantikan oleh dr. J Rachmat sebagai penanggungjawab RSB Budi Rahayu. Karena usulan dari berbagai pihak yang meminta RSB Budi Rahayu untuk ditingkatkan menjadi RSU. Maka dengan usaha keras dan berbenah diri disana sini sambil melengkapi sarana dan prasarana yang diharuskan oleh peraturan pemerintah, maka setelah berjuang selama 2 tahun RSB berubah menjadi RSU Budi Rahayu yang sederhana.


Pada tanggal 15 Mei 1975 RSU Budi Rahayu diresmikan pemakaiannya oleh dr. Rustanto selaku inspektur Kesehatan Provinsi Dati I Jawa Tengah dengan surat keputusan Menteri Kesehatan No. 202/YanKes/1.0/1975. Yang menjadi direktur RSU Budi Rahayu adalah dr. R Sukadis Tirtodarmo (Pensiunan kepala Dinas kesehatan) dengan wakil Direkturnya dr. Lutiarso Senoaji.

Karena dari RSB maka dalam penyesuaiannya menjadi RSU ada sedikit kendala mengenai tata letak ruangan perawatan. Karena itu ruang perawatan hanya di bagi menjadi :
• Ruang perawatan umum (dewasa)
• Ruang kebidanan
• Ruang anak-anak
• Ruang Rawat Jalan/Poli
• Instalasi Radiologi.

 

Pada tahun 1980 dr. J Rachmat menjadi Direktur menggantikan dr. Sukardis yang pindah ke Jakarta. Rumah dr. Sukadis dibeli RSU Budi Rahayu, kemudian dijadikan asrama perawat.

Pada tahun 1981 RSU Budi Rahayu mendapat bantuan dari pemerintah berupa sebuah mobil ambulance Hiace, meja operasi, dan beberapa peralatan medis dari DepKes RI. Semua barang-barang tersebut masih di pakai sampai sekarang kecuali ambulance.



Pada tahun 1985 dibuka instalasi laboratorium yang dikelola oleh Sr. M Irmine yang baru menyelesaikan studynya dari Amerika, dengan demikian pelayanan dari RSU Budi Rahayu semakin berkembang, karena pada tahun tersebut juga dibeli USG, yang merupakan satu-satunya USG yang ada di Pekalongan waktu itu.

Setiap tahun RSU Budi Rahayu selalu mengikuti kegiatan HKN (Hari Kesehatan Nasional) sampai dengan tahun 1989, sudah mendapatkan penghargaan berupa piagam dan hadiah-hadiah dari Pemerintah sebagai RS yang paling bersih di wilayah Pekalongan. Selain itu juga mendapat hadiah pengaspalan seluruh halaman RSU Budi Rahayu dari Pemerintah Kodya Pekalongan.
Selain itu juga mendapat bantuan dari Pemerintah Daerah Kodya Pekalongan berupa lampu operasi, slymsuiger dan lampu emergency yang diberikan lewat Bapak Djoko Prawoto BA.
RSU Budi Rahayu juga pernah menjadi acuan study banding dari RS Purwodadi dan RS Magelang.

Pada tanggal 25 Mei 2000 RSU Budi Rahayu dinyatakan lulus Akreditasi dan berhak mendapatkan sertifikat Akreditasi RS, dengan demikian RSU Budi Rahayu menjadi satu-satunya RSU Swasta di Pekalongan yang mendapatkan sertifikat akreditasi dari DepKes RI.

Karena perkembangan dan dukungan dari masyarakat Pekalongan sehingga bangunan RSU yang lama sudah tidak mencukupi lagi maka melalui serangkaian diskusi dan perencanaan, maka bangunan RSU di tambah dengan gedung baru yang berlantai 4. Bangunan baru ini diresmikan pada tanggal 1 Oktober 2004.

 

 Peresmian gedung baru

Pada pertengahan tahun 2005, RSU menambah 1 fasilitas lagi untuk instalasi Radiologi berupa Ct-Scan, dan alat ini menjadi satu-satunya di Pekalongan sampai sekarang. Sehingga RSU menjadi RSU rujukan bagi-bagi RS-RS lain khususnya untuk pemeriksaan St-Scan.

Karena kemajuan dan tuntutan dari dunia kesehatan maka pada tahun 2006 RSU budi Rahayu menambah beberapa alat medis yang baru lagi. Untuk Instalasi Radiologi ditambah dengan USG baru dengan kapasitas 2 Probe (3½ Mhz, 5 Mhz) sehingga dimungkinkan untuk melihat sampai ke hal-hal yang kecil. Pada tahun tersebut Instalasi laborat juga menambah beberapa alat baru untuk menghasilkan pemeriksaan yang lebih akurat. Diantaranya Elips, Mikroskop yang pembacaannya menggunakan computer. 

Pada tahun 2007 instalasi radiologi menambah satu mesin Rontgen Mobile 300 mA serta menambah satu ambulance baru lagi. Semua ini dilakukan untuk memberikan pelayanan yang lebih bagi para pasien.

Pada tahun 2008 RSU BR menambah beberapa alat medis untuk OK dan ICU, dalam rangka persiapan adanya bidang pelayanan baru yaitu bedah syaraf, bila rencana merenovasi bangunan RSU sudah selesai dikerjakan.

 

 Penandatanganan SK oleh Direktur Baru

Tanggal 8 Januari 2009 dr. Yohanes Subroto, MPH resmi menjadi direktur RSU Budi Rahayu Pekalongan menggantikan dr. Joseph Rachmat.


Pada tahun 2010 RSU Budi Rahayu Pekalongan melakukan pembangunan gedung baru tahap ke II dengan pembangunan empat lantai dan sekarang sudah selesai dillaksanakan.

 

Gedung Baru Rawat Inap

 

Pada tanggal 19 Januari 2012 dr. Th. A. Sunarto, SIP, M.Kes. resmi menjadi Direktur RSU Budi Rahayu Pekalongan menggantikan dr. Yohanes Subroto, MPH.

 

 Penandatanganan SK oleh Direktur Baru

More Articles...

  1. Visi dan Misi

Subcategories

  • Serah Terima Jabatan Direktur Baru
    Pada Tanggal 19 Januari 2012 dr. Th. A. Sunarto, SIP, M.Kes. resmi menjadi direktur RSU Budi Rahayu Pekalongan menggantikan dr. Yohanes Subroto, MPH. Acara serah terima jabatan yang diadakan di aula RSU Budi Pekalongan dihadiri oleh beberapa perwakilan RS di Kota Pekalongan, perwakilan RS di Kab. Batang, rekanan RSU Budi Rahayu, serta perwakilan Pemeritah Kota Pekalongan.

Galeri Foto

  • 1.jpg
  • 2.jpg
  • 3.jpg
  • 4.1.jpg
  • 4.2.jpg
  • 4.3.jpg
  • 4.jpg
  • 5.jpg
  • 6.jpg
  • 7.jpg
  • 8.jpg
  • 9.jpg
  • 10.jpg
  • 11.jpg
  • 12.jpg
  • 13.jpg
  • 14.jpg
  • 15.jpg
Monday the 21st. Joomla templates 1.7. Copyright RSU Budi Rahayu Pekalongan